Pemilukada Bojonegoro 2012
Pemilukada Bojonegoro 2012
Thalhah-Budiyanto: Pemilukada Harus Kondusif
Rabu, 26 September 2012 12:00:05
Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Setelah pasangan Suyoto-Setyo Hartono (TOTO), giliran pasangan calon bupati dan wakil bupati M Thalhah-Budiyanto menyampaikan visi misi. Dalam pidatonya, M Thalhah menginginkan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) berlangsung kondusif.
Dalam durasi waktu lima menit, pria yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dirinya maju dalam Pemilukada Bojonegoro 2012.
Pasangan Thalhah-Budiyanto yang mengenakan pakaian batik orange bermotif jati tersebut merasa bersyukur mendapatkan nomor urut kedua. Menurut dia, sebagai pertanda bahwa dirinya merupakan pengganti dari Suyoto-Setyo Hartono yang mendapat nomor urut pertama.
"Alhamdulillah mendapat nomor urut dua setelah Pak Yoto. Itu artinya saya akan mendapat amanat memimpin Bojonegoro setelah Pak Yoto," kata M. Thalhah sambil tersenyum.
Dirinya berharap agar kelima pasangan calon yang akan maju dalam Pemilukada mendatang bisa menjaga keharmonisan seperti pada saat pengambilan nomor urut kali ini. "Kalau bertemu kami berharap ya bisa harmonis seperti ini," katanya.
Sehingga, dengan keharmonisan dari para pasangan calon bisa menciptakan suasana kondusif dan sejuk bagi Bojonegoro dalam Pemilukada mendatang. Dia juga berharap agar tidak sampai terjadi konflik Pemilukada sepeti yang terjadi di daerah-daerah lain.
Pasangan ini memastikan bahwa untuk pengusungan mereka tidak ada singkatan yang akan digunakan dalam Pemilukada 10 November 2012 mendatang.
"Dengan nomor urut 2 ini, kami hanya menggunakan nama Thalhah-Budiyanto, tidak ada singkatan apapun," imbuhnya.
blokBojonegoro.com - Setelah pasangan Suyoto-Setyo Hartono (TOTO), giliran pasangan calon bupati dan wakil bupati M Thalhah-Budiyanto menyampaikan visi misi. Dalam pidatonya, M Thalhah menginginkan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) berlangsung kondusif.
Dalam durasi waktu lima menit, pria yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dirinya maju dalam Pemilukada Bojonegoro 2012.
Pasangan Thalhah-Budiyanto yang mengenakan pakaian batik orange bermotif jati tersebut merasa bersyukur mendapatkan nomor urut kedua. Menurut dia, sebagai pertanda bahwa dirinya merupakan pengganti dari Suyoto-Setyo Hartono yang mendapat nomor urut pertama.
"Alhamdulillah mendapat nomor urut dua setelah Pak Yoto. Itu artinya saya akan mendapat amanat memimpin Bojonegoro setelah Pak Yoto," kata M. Thalhah sambil tersenyum.
Dirinya berharap agar kelima pasangan calon yang akan maju dalam Pemilukada mendatang bisa menjaga keharmonisan seperti pada saat pengambilan nomor urut kali ini. "Kalau bertemu kami berharap ya bisa harmonis seperti ini," katanya.
Sehingga, dengan keharmonisan dari para pasangan calon bisa menciptakan suasana kondusif dan sejuk bagi Bojonegoro dalam Pemilukada mendatang. Dia juga berharap agar tidak sampai terjadi konflik Pemilukada sepeti yang terjadi di daerah-daerah lain.
Pasangan ini memastikan bahwa untuk pengusungan mereka tidak ada singkatan yang akan digunakan dalam Pemilukada 10 November 2012 mendatang.
"Dengan nomor urut 2 ini, kami hanya menggunakan nama Thalhah-Budiyanto, tidak ada singkatan apapun," imbuhnya.
Dirinya juga meminta doa restu kepada semua pihak untuk untuk mencalonkan diri sebagai bupati selama lima tahun kedepan. Dirinya juga berharap dengan nomor urut 2 ini bisa menjadi sebuah keberuntungan bagi pasangan ini.[ana/ang]Rabu, 26 September 2012 12:00:05
Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Setelah pasangan Suyoto-Setyo Hartono (TOTO), giliran pasangan calon bupati dan wakil bupati M Thalhah-Budiyanto menyampaikan visi misi. Dalam pidatonya, M Thalhah menginginkan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) berlangsung kondusif.
Dalam durasi waktu lima menit, pria yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dirinya maju dalam Pemilukada Bojonegoro 2012.
Pasangan Thalhah-Budiyanto yang mengenakan pakaian batik orange bermotif jati tersebut merasa bersyukur mendapatkan nomor urut kedua. Menurut dia, sebagai pertanda bahwa dirinya merupakan pengganti dari Suyoto-Setyo Hartono yang mendapat nomor urut pertama.
"Alhamdulillah mendapat nomor urut dua setelah Pak Yoto. Itu artinya saya akan mendapat amanat memimpin Bojonegoro setelah Pak Yoto," kata M. Thalhah sambil tersenyum.
Dirinya berharap agar kelima pasangan calon yang akan maju dalam Pemilukada mendatang bisa menjaga keharmonisan seperti pada saat pengambilan nomor urut kali ini. "Kalau bertemu kami berharap ya bisa harmonis seperti ini," katanya.
Sehingga, dengan keharmonisan dari para pasangan calon bisa menciptakan suasana kondusif dan sejuk bagi Bojonegoro dalam Pemilukada mendatang. Dia juga berharap agar tidak sampai terjadi konflik Pemilukada sepeti yang terjadi di daerah-daerah lain.
Pasangan ini memastikan bahwa untuk pengusungan mereka tidak ada singkatan yang akan digunakan dalam Pemilukada 10 November 2012 mendatang.
"Dengan nomor urut 2 ini, kami hanya menggunakan nama Thalhah-Budiyanto, tidak ada singkatan apapun," imbuhnya.
Dirinya juga meminta doa restu kepada semua pihak untuk untuk mencalonkan diri sebagai bupati selama lima tahun kedepan. Dirinya juga berharap dengan nomor urut 2 ini bisa menjadi sebuah keberuntungan bagi pasangan ini.[ana/ang]
blokBojonegoro.com - Setelah pasangan Suyoto-Setyo Hartono (TOTO), giliran pasangan calon bupati dan wakil bupati M Thalhah-Budiyanto menyampaikan visi misi. Dalam pidatonya, M Thalhah menginginkan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) berlangsung kondusif.
Dalam durasi waktu lima menit, pria yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dirinya maju dalam Pemilukada Bojonegoro 2012.
Pasangan Thalhah-Budiyanto yang mengenakan pakaian batik orange bermotif jati tersebut merasa bersyukur mendapatkan nomor urut kedua. Menurut dia, sebagai pertanda bahwa dirinya merupakan pengganti dari Suyoto-Setyo Hartono yang mendapat nomor urut pertama.
"Alhamdulillah mendapat nomor urut dua setelah Pak Yoto. Itu artinya saya akan mendapat amanat memimpin Bojonegoro setelah Pak Yoto," kata M. Thalhah sambil tersenyum.
Dirinya berharap agar kelima pasangan calon yang akan maju dalam Pemilukada mendatang bisa menjaga keharmonisan seperti pada saat pengambilan nomor urut kali ini. "Kalau bertemu kami berharap ya bisa harmonis seperti ini," katanya.
Sehingga, dengan keharmonisan dari para pasangan calon bisa menciptakan suasana kondusif dan sejuk bagi Bojonegoro dalam Pemilukada mendatang. Dia juga berharap agar tidak sampai terjadi konflik Pemilukada sepeti yang terjadi di daerah-daerah lain.
Pasangan ini memastikan bahwa untuk pengusungan mereka tidak ada singkatan yang akan digunakan dalam Pemilukada 10 November 2012 mendatang.
"Dengan nomor urut 2 ini, kami hanya menggunakan nama Thalhah-Budiyanto, tidak ada singkatan apapun," imbuhnya.
Dirinya juga meminta doa restu kepada semua pihak untuk untuk mencalonkan diri sebagai bupati selama lima tahun kedepan. Dirinya juga berharap dengan nomor urut 2 ini bisa menjadi sebuah keberuntungan bagi pasangan ini.[ana/ang]





0 comments:
Posting Komentar