Pemilukada Bojonegoro 2012
Terapkan Sistem Jarkom untuk Sinergitas
Rabu, 29 Agustus 2012 20:30:41
Repoter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Jajaran Muspida Bojonegoro bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) setempat menggelar rapat koordinasi untuk meningkatkan sinergitas guna menghadapi pemilukada tahun 2012 di Aula Bakorwil Bojonegoro, Rabu (29/8/2012) tadi.
Divisi Tehnis dan Penyelenggara KPUD Bojonegoro, M Majzkur mengatakan, guna meningkatkan sinergitas secara periodik untuk menciptakan stabilitas kemanan menjelang Pemilukada yang akan di gelar 10 November 2012 mendatang, semua harus ikut berpartisipasi.
"Bukan hanya penyelenggara saja, tapi kami juga membutuhkan dukungan semua pihak," ungkap Majzkur.
Sementara itu untuk pengamanan, Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Hariadi Agus Wahono mengatakan, akan mengerahkan 1.200 personel gabungan polisi dan Brimob. Dengan menggunakan sistem jaringan komunikasi (Jarkom) diharapkan mampu menciptakan stabilitas keamanan.
Setiap anggota akan mengawasi dua TPS yang tersebar di 27 kecamatan. Dengan sistem Jarkom, setiap anggota diminta up date informasi terkait penyelenggaraan Pemilukada. Seminimal mungkin gejolak masyarakat bisa diantisipasi oleh anggota melalui sistem ini. [oel/lis]
blokBojonegoro.com - Jajaran Muspida Bojonegoro bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) setempat menggelar rapat koordinasi untuk meningkatkan sinergitas guna menghadapi pemilukada tahun 2012 di Aula Bakorwil Bojonegoro, Rabu (29/8/2012) tadi.
Divisi Tehnis dan Penyelenggara KPUD Bojonegoro, M Majzkur mengatakan, guna meningkatkan sinergitas secara periodik untuk menciptakan stabilitas kemanan menjelang Pemilukada yang akan di gelar 10 November 2012 mendatang, semua harus ikut berpartisipasi.
"Bukan hanya penyelenggara saja, tapi kami juga membutuhkan dukungan semua pihak," ungkap Majzkur.
Sementara itu untuk pengamanan, Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Hariadi Agus Wahono mengatakan, akan mengerahkan 1.200 personel gabungan polisi dan Brimob. Dengan menggunakan sistem jaringan komunikasi (Jarkom) diharapkan mampu menciptakan stabilitas keamanan.
Setiap anggota akan mengawasi dua TPS yang tersebar di 27 kecamatan. Dengan sistem Jarkom, setiap anggota diminta up date informasi terkait penyelenggaraan Pemilukada. Seminimal mungkin gejolak masyarakat bisa diantisipasi oleh anggota melalui sistem ini. [oel/lis]





0 comments:
Posting Komentar