Pemilukada Bojonegoro 2012
DPC Tindaklanjuti Kekecewaan PAC Terhadap AH
Senin, 27 Agustus 2012 20:00:17
Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bojonegoro, segera menindaklanjuti aduan dari sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) terkait kekecewaan mereka terhadap Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup), Agus Hariyanto.
Wakil Ketua DPC PDIP Bojonegoro, Nuswantoro mengatakan segera menindaklanjuti aduan PAC ini dengan menggelar rapat internal di tingkat DPC. Namun, dirinya enggan menanggapi adanya kabar terkait rencana penggantian Agus Hariyanto (AH) sebagai Bacawabup.
"Itu kan baru sebatas kabar, setelah ini kami akan menggelar rapat pengurus DPC," kelit pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro tersebut.
blokBojonegoro.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bojonegoro, segera menindaklanjuti aduan dari sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) terkait kekecewaan mereka terhadap Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup), Agus Hariyanto.
Wakil Ketua DPC PDIP Bojonegoro, Nuswantoro mengatakan segera menindaklanjuti aduan PAC ini dengan menggelar rapat internal di tingkat DPC. Namun, dirinya enggan menanggapi adanya kabar terkait rencana penggantian Agus Hariyanto (AH) sebagai Bacawabup.
"Itu kan baru sebatas kabar, setelah ini kami akan menggelar rapat pengurus DPC," kelit pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro tersebut.
Dirinya juga enggan berkomentar banyak terkait adanya kemungkinan penggantian bakal calon tersebut. "Saya no comment dulu lah," elaknya.
Sementara itu, kabar yang santer terdengar juga mengatakan bahwa saat ini AH terkesan menghilang. Saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com, pihak DPC mendapat laporan bahwa kepergian AH tersebut untuk melengkapi berkas yang kurang.
"Katanya sih mau mengambil berkas yang belum lengkap," kata salah satu pengurus DPC PDIP.
Apabila AH benar diganti dengan figur lain, maka kemungkinan besar adalah figur yang sebelumnya telah melakukan tes kesehatan di Surabaya. Sebab, apabila harus mencari figur baru yang belum dites, akan membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Sementara, waktu yang diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) untuk masa perbaikan tinggal satu minggu.
"Ya kemungkinan kalau benar diganti ya yang sudah melakukan tes kesehatan," kata Nuswantoro.
Saat ditanya apakah figur Kolonel Budiyanto yang kuat dikabarkan sebagai figur pengganti AH benar? Dirinya enggan membeber hal tersebut. Sebab, Kolonel Budiyanto sebelumnya juga telah mendaftarkan diri pada saat penjaringan dan penyaringan di tubuh PDIP beberapa waktu lalu.
"Ya kalau benar iya, bisa yang sudah mendaftar dan bisa juga tidak. Kita masih akan merapatkan ini dulu," katanya. [ana/yud]





0 comments:
Posting Komentar