Pemilukada Bojonegoro 2012
Suyoto Maju Lagi, PAN Sudah Dikabari
Jumat, 20 Juli 2012 22:00:41
Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku telah mendapat laporan tentang rencana majunya Suyoto dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bojonegoro pada November mendatang.
Kepada blokBojonegoro.com, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Lasuri mengatakan, pihak partai menyerahkan sepenuhnya soal keputusan pasangan calon yang akan mendampingi Suyoto.
"Sesuai hasil Rakerda kemarin, kita sudah sepakat untuk menyerahkan pemilihan wakil ini kepada Kang Yoto," kata Lasuri. Sehingga berdasarkan kesepakatan tersebut, apapun keputusan pria yang masih menjabat sebagai bupati ini harus ditaati.
blokBojonegoro.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku telah mendapat laporan tentang rencana majunya Suyoto dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bojonegoro pada November mendatang.
Kepada blokBojonegoro.com, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Lasuri mengatakan, pihak partai menyerahkan sepenuhnya soal keputusan pasangan calon yang akan mendampingi Suyoto.
"Sesuai hasil Rakerda kemarin, kita sudah sepakat untuk menyerahkan pemilihan wakil ini kepada Kang Yoto," kata Lasuri. Sehingga berdasarkan kesepakatan tersebut, apapun keputusan pria yang masih menjabat sebagai bupati ini harus ditaati.
Sementara, terkait adanya ganjalan dari PAC Partai Demokrat yang ingin disandingkan sebagai wakil Kang Yoto, dirinya enggan berkomentar banyak. Menurutnya, semua keputusan ada di tangan pria asal Desa Bakung, Kecamatan Kanor tersebut.
"Kita sangat berterima kasih kepada PAC Partai Demokrat yang berencana mengusulkan kadernya untuk mejadi wakil. Namun, kita (partai) harus taat pada aturan," imbuhnya.
Dengan jumlah enam kursi di DPRD yang mereka miliki, PAC Partai Demokrat menilai bahwa kedudukan partai berlambang Mercy ini sangat layak mendampingi Suyoto sebagai wakil bupati.
Namun, pria yang juga menduduki kursi Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro ini mengatakan bahwa ada alasan yang mendasari keputusan tersebut. "Dalam politik tidak semuanya dihitung secara matematis. Yang tahu alasannya ya Kang Yoto," pungkas Lasuri. [ana/yud]





0 comments:
Posting Komentar