Pemilukada Bojonegoro 2012
Kader PDIP Protes Rekomendasi, Ada Sanksi Tegas
Jumat, 20 Juli 2012 23:00:30
Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Pengusungan Agus Hariyanto (AH) oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang notebene berasal dari luar partai tersebut diprediksi akan menyulut protes dari internal partai.
Sehubungan dengan prediksi itu, AH tidak bergeming. Sebab, berdasarkan keputusan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, apabila ada kader yang menolak kebijakan pengusungannya, maka akan ditindak secara tegas. "Kalau masalah itu kan urusan internal partai dan sudah diatur secara jelas," kata Agus.
Dirinya yakin bahwa tidak ada kader PDIP yang tidak setuju terhadap pengusungan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang akan berlangsung pada 10 November 2012 mendatang. "Saya kan sekarang juga sudah jadi kader PDIP," imbuh pengusaha Kalimantan tersebut.
Selain itu, Kader PDIP lain yang sebelumnya juga mendaftar namun gagal mendapat rekomendasi akan tetap dirangkul demi pemenangan Pemilukada nanti. "Kalau dari saya, semua ini tidak ada masalah, akan tetap kita rangkul," imbuhnya.
Sementara, soal koalisi sudah jelas kalau PDIP telah manjalin tali dengan Partai Golkar yang mengusung M Thalhah sebagai Bupatinya. Dan untuk penyatuan dua kubu kuning dan merah ini nantinya akan ada tim khusus yang akan bertugas menyatukan dua partai yang dianggap sama-sama berpengaruh itu.
Ditambahkan, saat ini pihaknya sedang memepersiapkan Rakercab untuk pemenangan dirinya setelah resmi mendapat surat sakti dari PDIP. [ana/lis]
blokBojonegoro.com - Pengusungan Agus Hariyanto (AH) oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang notebene berasal dari luar partai tersebut diprediksi akan menyulut protes dari internal partai.
Sehubungan dengan prediksi itu, AH tidak bergeming. Sebab, berdasarkan keputusan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, apabila ada kader yang menolak kebijakan pengusungannya, maka akan ditindak secara tegas. "Kalau masalah itu kan urusan internal partai dan sudah diatur secara jelas," kata Agus.
Dirinya yakin bahwa tidak ada kader PDIP yang tidak setuju terhadap pengusungan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang akan berlangsung pada 10 November 2012 mendatang. "Saya kan sekarang juga sudah jadi kader PDIP," imbuh pengusaha Kalimantan tersebut.
Selain itu, Kader PDIP lain yang sebelumnya juga mendaftar namun gagal mendapat rekomendasi akan tetap dirangkul demi pemenangan Pemilukada nanti. "Kalau dari saya, semua ini tidak ada masalah, akan tetap kita rangkul," imbuhnya.
Sementara, soal koalisi sudah jelas kalau PDIP telah manjalin tali dengan Partai Golkar yang mengusung M Thalhah sebagai Bupatinya. Dan untuk penyatuan dua kubu kuning dan merah ini nantinya akan ada tim khusus yang akan bertugas menyatukan dua partai yang dianggap sama-sama berpengaruh itu.
Ditambahkan, saat ini pihaknya sedang memepersiapkan Rakercab untuk pemenangan dirinya setelah resmi mendapat surat sakti dari PDIP. [ana/lis]





0 comments:
Posting Komentar