Home » » Akhirnya, PKS Merapat ke Choirun

Akhirnya, PKS Merapat ke Choirun


Pemilukada Bojonegoro 2012
Akhirnya, PKS Merapat ke Choirun
Sabtu, 21 Juli 2012 22:00:58Akhirnya, PKS Merapat ke Choirun
Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memutuskan untuk merapat ke salah satu pasangan Bakal Calon Bupati (Bacawabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Moh. Choiri - Untung Basuki (Choirun).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh internal partai, Ambik --panggilan Moh. Choiri-- menduduki posisi kedua setelah incumben. Namun, karena komunikasi yang dijalin dengan incumben kurang ditanggapi, PKS akhirnya memutuskan untuk mendukung Kades Plesungan, Kecamatan Kapas tersebut.

Dengan keputusan ini, usulan figur yang pernah di-running oleh partai berlambang bulan sabit, yakni Ali Mahmudi pun dipatahkan. "Realitas di lapangan memang seperti itu, mau gimana lagi," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, Dwi Yudha Manufri saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com, Sabtu (21/7/2012) malam.

Dirinya juga membantah bila keputusan ini berawal dari kekecewaan partai yang gagal mengusung kadernya sendiri. Pria yang akrab disapa Yudha ini mengatakan bahwa me-running kader merupakan instruksi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS. Jadi, menurutnya DPD PKS tidak terlalu memaksakan kehendak tersebut.

Yudha menjelaskan, sampai saat ini bentukan koalisi antar partai juga masih dalam proses. Pasalnya, pihak PKS baru akan mengusulkan keputusan DPD ini kepada DPW untuk mendapatkan rekomendasi. "Kita akan segera ke DPW untuk meminta rekom. Semoga DPW setuju," tambahnya.

Selain minat masyarakat yang dinilai cukup besar, ada beberapa alasan lain yang mendasari keputusan PKS untuk memilih Ambik,  yakni untuk pemenangan dinilai mampu mengalahkan pasangan calon lain yang menjadi rivalnya. Selain itu, dengan dasar ke-NU-an yang dimiliki, diharapkan bisa memperkuat posisi pasangan bakal calon yang akrab disebut Choirun ini.

Menurut Yudha, hasil keputusan ini akan disosialisasikan kepada jajaran kader PKS di tingkat bawah. Ia mengaku tidak khawatir dengan kemungkinan adanya kader yang tidak setuju dengan keputusan ini. "Pengambilan keputusan ini bukan secara pribadi, tapi sudah melalui musyawarah dan mekanisme yang panjang," jelasnya. [ana/yud]

0 comments:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS